Inilah Jenis Bahaya yang Paling Sering ditemui di Laboratorium

LPK TEKINDO

Inilah Jenis Bahaya yang Paling Sering ditemui di Laboratorium

Pada perusahaan, instansi, ataupun lembaga pendidikan, laboratorium merupakan tempat yang penting. Karena menjadi tempat untuk melakukan penelitian, pengujian produk, dan analisa. Bekerja di dalam laboratorium memiliki risiko dengan tingkat bahaya yang cukup tinggi. Sebagai laboran perlu berhati-hati dan waspada dengan risiko pekerjaan.

Berikut jenis bahaya yang sering ditemui di laboratorium :

  • Bahaya Kimia : Di dalam laboratorium sering digunakan berbagai jenis bahan kimia. Bahan kimia berbahaya yang digunakan di dalam laboratorium dapat menyebabkan luka atau iritasi, keracunan, bahkan dapat terjadi ledakan apabila bahan kimia yang digunakan tidak ditangani dengan benar.
  • Bahaya Biologis : Dalam laboratorium medis dan biologis, digunakan berbagai macam mikroorganisme seperti bakteri dan virus. Penggunaan bahan biologis ini dapat menyebabkan infeksi pada orang yang terpapar virus atau bakteri. Hal ini dapat terjadi jika tidak dilakukan tindakan pencegahan yang tepat.
  • Bahaya Radiasi : Terdapat laboratorium yang menggunakan bahan radioaktif, alat yang menggunakan sinar X dan sinar gamma. Laboratorium yang menggunakan bahan radioaktif ini dapat menyebabkan paparan radiasi yang berbahaya bagi kesehatan.
  • Bahaya Fisik : Bahaya fisik yang sering terjadi di laboratorium yaitu terjadinya kebakaran karena bahan kimia atau aliran listrik. Selain itu terjadinya ledakan dan cedera karena peralatan laboratorium yang tidak aman.
  • Bahaya Ergonomis : Kegiatan di dalam laboratorium berhubungan dengan postur tubuh. Tetapi, banyak kegiatan yang menyebabkan penyakit atau cedera yang berhubungan dengan postur tubuh yang tidak baik. Selain itu cara menggunakan alat yang tidak ergonomis juga menyebabkan cedera pada pengguna laboratorium.

Mengetahui bahaya di laboratorium bukan hanya untuk keselamatan individu, tetapi juga kelompok kerja, keberlanjutan penelitian, dan kepatuhan hukum. Dengan pemahaman yang baik, risiko dapat dikendalikan sebelum terjadi insiden serius.

“Safety First!” selalu menjadi prinsip utama dalam bekerja di laboratorium.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *